Whatsapp Marketing adalah jenis messenger marketing, yang mengimplikasikan dengan mempromosikan merek melalui WhatsApp. Sarana (Medium) ini membantu merek menjangkau banyak sekali pemirsa, membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan meningkatkan penjualan.

Mengapa Kamu Harus Menggunakan Whatsapp Marketing Untuk Bisnis Kamu?

WhatsApp adalah platform perpesanan paling populer di dunia. Pada tahun 2020, audiensnya telah tumbuh hingga 2 miliar pengguna aktif setiap bulan. Sarana (Medium) pemasaran WhatsApp ini harus dimiliki oleh bisnis yang ingin terhubung dengan pemirsa di negara berkembang. Misalnya, ada 340 juta pengguna WhatsApp bulanan di India dan hampir 100 juta di Brasil. Namun, platform ini juga merupakan pilihan yang sangat baik untuk promosi di pasar AS – 68 juta orang Amerika mengakses WhatsApp setidaknya sebulan sekali.

Whatsapp Marketing memungkinkan kamu untuk tetap berhubungan dengan pelanggan kamu – lebih dari setengah pengguna WhatsApp memeriksa aplikasi setiap hari. Lebih baik lagi, kamu bisa yakin mereka akan mendapatkan penawaran kamu, karena pesan teks mempunyai tingkat buka 98%.

Poin terakhir adalah pelanggan kamu menyukai sarana (medium) komunikasi ini. Mereka lebih mempercayai merek dengan aplikasi obrolan – 53% orang mengatakan mereka akan membeli dari perusahaan yang bisa mereka jangkau melalui obrolan.

Namun, ada lebih banyak alasan untuk menerapkan WhatsApp dalam kamu. Baca terus untuk mengetahui beberapa manfaat lagi dari sarana (medium) pemasaran WhatsApp ini.

Manfaat Whatsapp Marketing Untuk Bisnis Kamu

Contoh Chat Menawarkan Produk, Whatsapp Marketing Adalah, Cara Promosi Lewat Whatsapp, Strategi Positioning Whatsapp, Strategi Pemasaran Melalui Facebook, Makalah Tentang Tahapan Pemasaran Pada Media Sosial Whatsapp, Whatsapp Marketing Ppt, Analisis Proses Pemosisian Yang Dilakukan Oleh Merek Berikut Whatsapp Twitter Dan Coca Cola, Positioning Whatsapp, Jurnal Pemasaran Melalui Whatsapp, Optimasi Whatsapp, Strategi Pemasaran Twitter, Strategi Pemasaran Online Melalui Whatsapp, Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Media Whatsapp, Apa Yang Dimaksud Dengan Strategi Pemasaran, Strategi Marketing Di Whatsapp, Best Whatsapp Marketing Campaign, Whatsapp Marketing Jobs, Best Inbound Marketing Strategies, Whatsapp Marketing Tricks, How To Whatsapp Marketing, How To Use Whatsapp Marketing, Whatsapp Marketing Features, Whatsapp Marketing Strategies, Strategi Pemasaran Whatsapp, Whatsapp Business, Download Whatsapp Marketing Gratis, Waktu Yang Tepat Untuk Promosi Di Whatsapp, Whatsapp For Business Adalah, Whatsapp Business Api Adalah, Whatsapp Api Adalah, User Defined Whatsapp Adalah, Marketing Process Adalah, Sosial Marketing Adalah, Cara Memasarkan Produk Melalui Whatsapp, Marketing Via Whatsapp, Strategi Pemasaran Melalui Whatsapp, Cara Memasarkan Produk Di Whatsapp, Dikejar Closing Dengan Whatsapp Marketing, Sms Marketing Whatsapp, Campagne Whatsapp Business, Marketing Con Whatsapp Business, Strategi Marketing Whatsapp, Pemasaran Whatsapp, Whatsapp Marketing,
Manfaat Whatsapp Marketing Untuk Bisnis Kamu

Menggunakan messenger adalah peluang emas untuk meningkatkan kamu. Ada empat hasil positif menggunakan WhatsApp untuk promosi bisnis kamu.

Hubungan Yang Mendalam Dengan Pelanggan

Lebih dari 55% orang merasa lebih terhubung dengan suatu merek jika mereka menggunakan aplikasi perpesanan. Itu membuat Whatsapp marketing menjadi strategi antipeluru untuk membangun hubungan mendalam yang panjang dengan pelanggan. Mempertahankan koneksi seperti itu, pada gilirannya, membantu merek memangkas pengeluaran karena retensi pelanggan 5-25 kali lebih murah daripada akuisisi.

Di luar kotak, WhatsApp menyediakan bisnis dengan serangkaian peluang yang kuat untuk personalisasi. Misalnya, kamu bisa mengirim pesan selamat datang yang dipersonalisasi, penawaran khusus, ucapan selamat ulang tahun, dan sebagainya. Pendekatan seperti itu membuat pelanggan lebih terlibat dengan merek – lebih dari 70% konsumen mengatakan bahwa mereka hanya terlibat dengan pesan pemasaran WhatsApp yang dipersonalisasi.

Tingkat Konversi Yang Lebih Tinggi

Memilih sarana (medium) yang sempurna untuk kontak awal kamu dengan pelanggan sangat penting. Orang mungkin merasa tidak puas dengan panggilan telepon sementara tetap tidak bisa diakses melalui email atau media sosial.

Di sinilah WhatsApp berguna untuk mendorong prospek kamu ke arah pembelian. Bisnis mengatakan bahwa pelanggan menjawab 40% dari pesan WhatsApp mereka.

Lebih baik lagi, pengiriman pesan mendorong konversi. Yaitu, mengirim pesan setelah kontak awal dengan prospek bisa meningkatkan tingkat konversi sebesar 112,6%. Namun, Whatsapp marketing bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan konversi kamu.

Penjualan Yang Lebih Baik

Whatsapp Marketing berfungsi sebagai semacam tongkat ajaib untuk penjualan kamu. Trik sederhana menambahkan nomor telepon WhatsApp di website kamu bisa menghasilkan 27% lebih banyak prospek penjualan.

Sepertinya peluang untuk menjangkau merek melalui aplikasi perpesanan apapun saja bisa menanamkan kepercayaan pada calon pelanggan. Setidaknya 66% merasa lebih optimis tentang pembelian dari perusahaan jika aktif di messenger.

Lebih baik lagi, kamu bisa menganggap WhatsApp sebagai sarana (medium) penjualan yang berdiri sendiri untuk bisnis kamu. Itu mungkin dengan meningkatnya kecenderungan orang untuk membeli melalui aplikasi perpesanan. Sekitar 60% konsumen percaya bahwa mereka akan lebih banyak menggunakan messenger untuk melakukan pembelian di masa depan.

Biaya Pemasaran Yang Lebih Rendah

WhatsApp masih merupakan sarana (medium) pemasaran yang sangat terjangkau, yang membuat platform ini menarik bagi usaha kecil. Yang kamu butuhkan untuk membuat bola bergulir adalah menginstal aplikasi dan terhubung ke Internet.

Sementara itu, kemungkinan pesan kamu akan sampai ke pelanggan sangat tinggi. Rata-rata, pengguna memeriksa WhatsApp lebih dari 23 kali sehari.

Whatsapp Marketing mendorong lebih banyak konversi, meningkatkan penjualan, memungkinkan kamu membangun hubungan berkualitas yang mendalam dengan pelanggan, dan biaya yang nyaris tidak ada dalam hal pengeluaran pemasaran. Baca lebih lanjut untuk mempelajari cara membangun strategi pemasaran Whatsapp.

Strategi Pemasaran WhatsApp

Strategi yang dibuat dengan baik mendasari efektivitas setiap sarana (medium) pemasaran. Ini memungkinkan kamu untuk merencanakan langkah kamu dan mengubah jalur jika terjadi kesalahan. Berikut adalah banyak tips untuk membantu kamu menyusun strategi pemasaran Whatsapp kamu dan mendapatkan hasil yang bagus.

1. Tentukan Tujuan Dan KPI (Key Performance Indicators) Kamu

Untuk memulai strategi pemasaran Whatsapp kamu, tentukan kamu. Langkah ini akan membantu kamu memusatkan perhatian pada kegiatan yang bermakna dan menarik garis pada hal-hal yang tidak perlu.

Mulailah dengan merevisi sarana (medium) pemasaran WhatsApp kamu dan menemukan titik lemah. Coba pikirkan tujuan bisnis yang bisa kamu kejar dengan strategi pemasaran Whatsapp kamu. Tentukan KP (Key Performance Indicators)I yang akan membantu kamu memahami apakah kamu telah memenuhi tujuan ini.

Berikut adalah contoh untuk membantu kamu memahami skema ini: Jika bisnis kamu mempunyai masalah dalam mempertahankan pelanggan, kamu bisa mengatasinya dengan mengirimkan pesan promosi melalui WhatsApp. Dalam hal ini, KPI (Key Performance Indicators) kamu mungkin berupa klik, keterlibatan, dan tingkat retensi pelanggan.

2. Tentukan Audiens Target Kamu

Mengetahui audiens target kamu mendasari semua upaya pemasaran WhatsApp kamu dan menentukan keberhasilan mereka. Kamu bisa mencoba beberapa pendekatan untuk menentukan audiens target kamu. Yang klasik adalah pembuatan profil pelanggan.

Cara lain adalah dengan menggunakan kerangka kerja yang harus dilakukan. Jika kamu memutuskan untuk tetap berpegang pada yang satu ini, tanyakan pada diri kamu pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Mengapa orang menggunakan produk kamu?
  • Nilai apa yang ingin mereka dapatkan darinya?
  • Hasil apa yang ingin mereka capai?

Pendekatan apa pun yang kamu pilih, hindari tebakan dan spekulasi; jelajahi audiens kamu. Untuk memulai dengan kerangka JTBD, wawancarai 10-15 pelanggan kamu saat ini yang melakukan pembelian akhir-akhir ini.

Untuk pembuatan profil pelanggan, kamu bisa melakukan survei di media sosial dan menambahkan data dari Google Analytics, CRM kamu, Facebook dan Google Ads, dan sebagainya. Alat-alat ini akan membantu kamu melihat karakteristik demografis dan geografis pelanggan biasa kamu.

3. Install Aplikasi WhatsApp Business

Untuk memenuhi kebutuhan perusahaan kecil dan besar, WhatsApp meluncurkan aplikasi yang berdiri sendiri, WhatsApp Business. Alat ini mempunyai beberapa fitur tambahan yang bermanfaat, seperti:

  • Profil bisnis dengan informasi penting: alamat kamu, deskripsi bisnis, alamat email, dan website.
  • Katalog – etalase virtual produk kamu.
  • Label untuk mengatur obrolan kamu dengan pelanggan. Misalnya, kamu bisa melabeli percakapan sesuai dengan tahap sarana (medium) penjualan.
  • Balasan cepat dan otomatis untuk tetap berhubungan dengan pelanggan dan memberikan jawaban segera.
  • Statistik untuk melacak pesan yang dikirim, terkirim, diterima, dan dibaca.

4. Buat Persona Merek

Orang lebih suka berkomunikasi dengan orang lain, bukan bisnis impersonal. Jadi, untuk melakukan Whatsapp marketing yang sukses, kamu perlu membentuk persona merek kamu. Persona merek adalah seperangkat sifat, sikap, dan nilai yang dimiliki merek kamu.

Ingat pemimpin pasar? Semuanya mempunyai persona. Misalnya, Apple tampak kreatif dan intelektual, Fanta – periang dan santai, Nike – bersemangat dan bersemangat. Merek kamu mungkin juga mempunyai kepribadian tertentu; coba jelajahi dan temukan ciri-ciri yang paling berarti. Persona ini akan mendasari nada suara dan komunikasi kamu dengan prospek di WhatsApp.

Ciptakan perasaan bahwa pelanggan kamu berurusan dengan seseorang. Cobalah menggunakan nama seseorang sebagai tanda tangan; itu bekerja lebih baik daripada nama perusahaan.

5. Buat Daftar Kontak

Jika kamu akan menggunakan WhatsApp sebagai lebih dari sekadar sarana (medium) dukungan pelanggan, kamu memerlukan daftar kontak. Cara terbaik untuk mendapatkannya dan mendapatkan kontak baru adalah dengan menggunakan formulir berlangganan. Tempatkan mereka di halaman berbeda di website kamu dan tawarkan lead magnet – seperti e-book atau diskon.

Pertimbangkan untuk menggunakan formulir multisarana (medium) – mereka memungkinkan pelanggan kamu untuk memilih di mana mereka ingin menerima pembaruan – melalui email, WhatsApp, Facebook messenger, dan sebagainya. Langkah ini memungkinkan kamu berkomunikasi dengan pelanggan melalui sarana (medium) yang mereka sukai. Pada gilirannya, pendekatan semacam itu menciptakan keterlibatan yang lebih tinggi dan meningkatkan konversi.

Ingatlah untuk mengelompokkan audiens kamu untuk mengirim campaign yang paling relevan dan memberikan pengalaman yang dipersonalisasi. Ikuti panduan kami tentang segmentasi milis – meskipun kami telah membuatnya dengan mempertimbangkan email marketing, kamu juga bisa menerapkan taktik yang sama untuk Whatsapp marketing.

6. Rancang Komunikasi Kamu

Pesan WhatsApp mempunyai tarif terbuka yang mengesankan dibandingkan dengan sarana (medium) lain. Namun, jika kamu menawarkan konten yang tidak relevan atau diproduksi dengan buruk, pemasaran WhatsApp kamu di sarana (medium) ini akan mati di air.

Mulailah dengan menunjukkan topik utama kamu dan pesan yang ingin kamu sampaikan. Cobalah untuk tidak membatasi diri kamu hanya pada pesan promosi; ingatlah untuk menghibur dan mendidik audiens kamu. Jaga komunikasi kamu tetap singkat dan manis – orang sering memeriksa WhatsApp saat bepergian dan tidak punya waktu untuk membaca pesan yang panjang.

Perkuat pesan kamu dengan file multimedia, seperti video, animasi, atau gambar. Emoji juga cocok dalam Whatsapp marketing. Jika kamu ingin bermain-main dengan mereka, pilih wajah tersenyum atau orang daripada objek bertema bisnis.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah frekuensi pesan. Jika kamu membombardir pembaca kamu dengan pesan setiap jam, kemungkinan itu akan membuat mereka kesal dengan merek kamu. Yang terbaik adalah mematuhi praktik pengiriman 5-10 pesan yang umum digunakan setiap minggu.

7. Memberikan Layanan Ke Pelanggan Yang Luar Biasa

Sebagian besar pelanggan menggunakan aplikasi perpesanan untuk mendapatkan dukungan merek. 59% orang percaya bahwa mereka mendapatkan tanggapan lebih cepat melalui messenger, 50% menemukan saran dan perhatian yang lebih baik di sarana (medium) komunikasi ini. Inilah titik di mana strategi pemasaran WhatsApp berguna.

WhatsApp memungkinkan merek kamu untuk mendapatkan pertanyaan dengan segera dan memberikan dukungan waktu nyata kepada pelanggan. Fitur ini menjadi penting, selama 28% pelanggan berharap mendapatkan bantuan dalam waktu satu jam, dan 18% mengantisipasi tanggapan segera.

Menjaga kecepatan seperti itu tampaknya sulit, tetapi WhatsApp memungkinkan kamu untuk memberikan dukungan pelanggan sepanjang waktu. Yang kamu butuhkan hanyalah menggunakan chatbot dan memberinya pertanyaan dan jawaban yang khas. Pendekatan semacam itu bisa membantu kamu memangkas biaya dukungan pelanggan hingga 30%.

Singkatnya, membuat strategi pemasaran Whatsapp mencakup menetapkan tujuan, menjelajahi audiens kamu, memberikan konten yang hebat, dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan kamu. Beberapa merek telah menguasai teknik ini dengan sempurna. Di bagian selanjutnya, kami akan mempelajari beberapa contoh dan ide untuk Whatsapp marketing kamu.

5 Ide dan Contoh Whatsapp Marketing

Whatsapp Marketing adalah tentang hubungan dengan audiens dan memberikan nilai. Namun, ada ruang untuk beberapa kreativitas dalam kondisi ini. Mari kita lihat campaign WhatsApp dari semua jenis bisnis dan dapatkan inspirasi untuk promosi merek kamu sendiri.

1. Klook – Pesan Transaksional

Platform perjalanan online Klook memutuskan untuk menggunakan WhatsApp untuk kepuasan pelanggan dan untuk meningkatkan retensi. Dengan demikian, perusahaan membangun strategi pemasaran seputar pembaruan dan pemberitahuan tentang pemesanan.

Klook mengutamakan kepentingan terbaik kliennya dan perlu menemukan sarana (medium) komunikasi yang paling nyaman. Karena perusahaan mempunyai audiens yang sangat besar di kawasan Asia-Pasifik, pilihan jatuh pada WhatsApp – aplikasi ini tersebar luas di area ini.

Platform perjalanan mengundang pengunjung website dan aplikasinya untuk berlangganan notifikasi WhatsApp – pembaruan pesanan dan pengingat. Akibatnya, tingkat keikutsertaan untuk WhatsApp ternyata 63% lebih tinggi daripada untuk pemberitahuan push aplikasi Klook. Tingkat retensi pelanggan tumbuh sebesar 40%.

8Hkxzabnbp8Gwiap2Fufac21 Sfyv9Nvblzrnl 2Kqx4Hkvpalndzjr91Rgly0Xddlsn L Emb3Xoyr3Mgwc5C0Hi3D8Gkbg 9F8Jvmkdgtiln | Ditulis.id
Pesan transaksional Klook di WhatsApp. Sumber: Facebook

2. Netflix – Rekomendasi Pribadi

Raksasa streaming, Netflix, tahu sedikit tentang menjaga penggunanya tetap terlibat dengan layanan ini. Layanan ini menawarkan rekomendasi pribadi dalam aplikasi selulernya. Pada 2017, perusahaan memutuskan untuk memperluas praktik ini ke WhatsApp.

Netflix meluncurkan campaign ini pada Januari 2017 di India – pasar terbesar WhatsApp. Pengguna, yang telah menginstal Netflix dan WhatsApp di ponsel cerdas mereka, melihat tawaran untuk tetap berhubungan melalui WhatsApp messenger. Jika seseorang mengklik “Saya ikut”, mereka mulai menerima pesan tentang akun dan program TV serta saran film mereka. Setengah tahun setelah Netflix menawarkan kesempatan yang sama bagi penggunanya di Inggris.

Triknya di sini adalah tetap berinteraksi dengan pelanggan bahkan setelah mereka membatalkan langganan Netflix. Pengumuman dan pengingat acara baru memicu penerima untuk berlangganan kembali ke platform streaming.

Iamxy7G15Nkvik05Ot1 2Khjspb9Pvmqzpibkpwg Dbndcwktn5Ykrvkikoncwdkydmfefxcvqts X026N59Kzcqeklo715Stydkpr2Xp5Yzovfckvlwgia5Syyali3U Lqlnvhl | Ditulis.id
Notifikasi Netflix di WhatsApp. Sumber: Techjockey

3. Agen Provokator – Konseling Mendalam

Merek pakaian dalam kelas atas, Agen Provokator, memutuskan untuk melangkah lebih jauh dengan memberikan rekomendasi kepada pelanggan. Beberapa tahun yang lalu, perusahaan memulai campaign Ménage Trois yang didedikasikan untuk Natal.

Agent Provocateur menawarkan pasangan untuk memulai obrolan grup dengan asisten merek di WhatsApp. Selama percakapan, perwakilan perusahaan memberikan rekomendasi pribadi dan memfasilitasi diskusi tentang apa yang diinginkan prospek untuk Natal.

31% dari percakapan ini menghasilkan kunjungan di toko dan 61% dikonversi menjadi traffic (pengunjung) website. Campaign ini begitu sukses sehingga Agen Provokator memutuskan untuk menjadikan konseling Whatsapp sebagai layanan permanen untuk pelanggan VIP.

6Ycwl3Thjbx6Um04Tjzejehrvlmg1 2Mljcrn6Azutrvmebtlkglpuxxhmpuhcmqymjforhzhaabfjamqeffgt G Kddput7Bmsa Sxaa Hn9V 0U3Pxojal2Youlocuizqrbtsr | Ditulis.id
Percakapan dengan asisten Agen Provokator. Sumber: HuffPost

4. Saffola – Bantuan Secara Realtime

Jika kamu pernah mencoba diet apa pun, kamu mungkin akrab dengan keinginan untuk makan sepotong pizza atau kue. Merek perawatan kesehatan India, Saffola, memutuskan untuk membangun campaignnya seputar memerangi keinginan akan makanan yang tidak sehat ini.

Untuk membantu orang memerangi kebiasaan makan mereka yang berbahaya, Saffola membuat chatbot WhatsApp. Seorang pengguna bisa mengirim pesan ke bot ini ketika mereka merasakan kerinduan akan makanan yang menenangkan. Pada gilirannya, chatbot mencoba mengalihkan perhatian seseorang dengan bala bantuan positif yang telah direkam sebelumnya, teka-teki, dan bahkan lagu rap. Yang terakhir mempromosikan minuman pelangsing aktif baru Suffola.

Qh4Alpcl5Kahmbuse55Nnoxgbaw0Pcn28 Ymurytbmyfdfnftjthwjrc As7Eg9Bmwjqyu9Knka Zhyl5 J0Laydyrycyqvpmkbtpe86 Ynwfvtcjw2Cipynhyybjcozfmtrgsvn | Ditulis.id
Tangkapan layar dari video promosi Beat the Crave milik Saffola. Sumber: WAT Consult

5. Adidas – Menangani Masalah Penonton

Merek pakaian olahraga Adidas menggunakan WhatsApp sebagai bagian dari campaign promosi sepatu barunya. Merek memutuskan untuk fokus pada audiens yang sempit – pemain sepak bola amatir – dan membantu mereka mengatasi masalah spesifik mereka.

Tim sepak bola cukup sering mengalami masalah dengan banyak hal. Beberapa pemain mungkin keluar pada menit terakhir sebelum pertandingan, dan mungkin tidak ada penggantinya. Adidas menawarkan untuk mencari pengganti melalui WhatsApp. Yang perlu kamu lakukan hanyalah mengirim pesan ke hotline WhatsApp dan membagikan informasi penting tentang pertandingan tersebut. Sebagai imbalan nya, Adidas akan mengirimkan pemain sepak bola terbaik ke permainanmu.

Meskipun campaign hanya berlangsung selama enam hari dan menargetkan audiens tertentu, namun telah memberikan hasil yang mengesankan. Secara khusus, Adidas mendapat banyak buzz di media sepak bola, website ritel, blog, dan sebagainya.

Xflc9Cjjevwesawzs 0Tgrjbumcziwp8Bwfidme8P333Modoybh | Ditulis.id
Percakapan di WhatsApp dengan perwakilan Adidas. Sumber: Media

Beberapa dari contoh ini sederhana namun efektif, sementara yang lain sulit untuk dibuat ulang. Namun, mereka menggambarkan aturan utama pemasaran WhatsApp yang sukses: dengarkan audiens kamu dan ketahui kebutuhan mereka, berikan nilai, dan jadilah kreatif. Ingin mempelajari lebih banyak peretasan WhatsApp? Baca lebih lanjut.

4 Tips Whatsapp Marketing

Kami telah membongkar beberapa trik membangun strategi pemasaran Whatsapp. Sekarang saatnya untuk mengeksplorasi beberapa teknik yang lebih spesifik.

1. Buat Daftar Broadcast

Singkatnya, daftar broadcast adalah sekelompok penerima yang berkumpul bersama. Kontak tidak bisa melihat satu sama lain dan menerima pesan kamu secara terpisah, yang membuatnya mirip dengan segmen di milis kamu.

Keunikan ini membuat daftar broadcast menjadi fitur yang sempurna untuk mengirimkan campaign yang relevan. Misalnya, kamu bisa mengumpulkan semua pelanggan VIP kamu dalam satu daftar dan mengirimi mereka penawaran eksklusif atau meminta referensi dari klien yang ada, dan seterusnya. Gunakan fitur ini untuk mempertahankan dan melibatkan audiens kamu.

2. Gunakan Obrolan Grup

Fitur ini menyerupai yang sebelumnya pada pandangan pertama, tetapi ada perbedaan di antara mereka. Tidak seperti daftar broadcast, obrolan grup memungkinkan anggota untuk saling melihat dan berbagi pendapat dengan seluruh grup.

Jadi, obrolan grup mungkin berguna jika kamu ingin mendorong diskusi di antara pelanggan kamu. Misalnya, kamu bisa membuat grup untuk menghangatkan peserta sebelum acara offline atau webinar.

Kasus lain adalah ketika klien kamu membuat keputusan pembelian dalam kelompok. Ini adalah praktik umum untuk bisnis dengan produk yang rumit dan mahal, seperti solusi TI, peralatan industri, dan sebagainya. Meskipun penjual barang konsumen bisa mengambil manfaat dari alat ini juga – ingat contoh Agen Provokator.

3. Gunakan Status WhatsApp

Jika kamu terbiasa dengan cerita Facebook atau Instagram, status WhatsApp mungkin membunyikan lonceng untuk kamu juga. Fitur ini memungkinkan kamu untuk berbagi file teks dan multimedia dengan semua kontak kamu dan menerima umpan balik mereka. Saat memublikasikan pembaruan, kamu juga bisa membagikannya di Facebook. Status kedaluwarsa dalam 24 jam.

Dalam Instagram marketing, cerita adalah salah satu alat paling efektif, dan status WhatsApp juga berfungsi dengan baik. Kamu bisa menggunakannya untuk membagikan penawaran khusus, pembaruan produk, kode promo, dan sebagainya. Misalnya, kamu bisa mengatur penjualan flash satu hari hanya untuk pengguna WhatsApp.

4. Buat Katalog Produk

Pada tahun 2019, WhatsApp meluncurkan katalog produk yang memungkinkan kamu untuk memamerkan produk kamu. Fitur ini mempunyai potensi besar – bahkan Instagram meluncurkan alat analog yang disebut toko Instagram.

kamu bisa menambahkan hingga 500 item ke katalog produk WhatsApp kamu. Pelanggan potensial kamu bisa menelusurinya dan membagikan tautan ke beberapa produk atau mengajukan pertanyaan tentang produk tersebut kepada kamu. Kamu juga bisa mengirim item katalog ke pengguna WhatsApp atau membagikan tautan ke seluruh etalase di mana saja secara online. Katalog sangat membantu untuk usaha kecil atau calon pengusaha tanpa website.

Whatsapp Marketing adalah peluang emas untuk memperkuat merek kamu dan membangun hubungan yang mendalam dan tahan lama dengan pelanggan. Untuk mencapai hasil yang lebih baik, melampaui WhatsApp dan kuasai semua sarana (medium) yang disukai pelanggan kamu. Coba pesan Facebook dan Telegram juga, dan perkuat strategi pemasaran WhatsApp kamu dengan email dan web push notifications campaigns.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here