perbedaan aqiqah dan qurban yang perlu anda ketahui
perbedaan aqiqah dan qurban yang perlu anda ketahui

Dari sekian ibadah sunnah islam yang dianjurkan oleh agama untuk dilaksanakan yakni dua ibadah aqiqah dan qurban yang memiliki kesamaan pada proses peribadatan. Seseorang yang mempunyai kemampuan finansial dan kemantapan hati bisa melaksanakan kedua ibadah ini sebagai pelengkap dari ibadah wajib agama islam bila ada keinginan untuk mencapai pahala lebih serta mendapatkan keberkahan yang tak terhitung dari Allah SWT karena urusan perhitungan hanya milik-NYA, kita hanya mencoba untuk menuju keridhoan ALLAH SWT. Walaupun keduanya memiliki kesamaan dari ibadah sunnah utama. Namun, ada beberapa perbedaan aqiqah dan qurban yang wajib diketahui sebagai pemeluk agama islam.

Sangatlah jelas jika ibadah sunnah aqiqah dan qurban memiliki tata cara atau ketentuan yang tidaklah sama. Sebagian orang islam mungkin masih ada yang merasa bingung cara membedakannya. Oleh sebab itu, pada pembahasan ini mari kita uraikan beberapa perbedaan aqiqah dan qurban yang perlu kita ketahui!

5 Hal Yang Membedakan Aqiqah Dan Qurban Menurut Islam

5 hal yang membedakan aqiqah dan qurban menurut islam
5 hal yang membedakan aqiqah dan qurban menurut islam

1. Tata Cara Pemberian Daging

Untuk daging qurban menurut ketentuan dibagikan sebesar sepertiga untuk saudara dan keluarga atau kerabat, kemudian sepertiga selanjutnya diberikan kepada fakir miskin, kemudian sisanya bisa dinikmati bagi yang mengikuti ibadah qurban. Disini ada 3 kelompok yang berhak untuk mendapatkan daging qurban tersebut. Hal ini sudah difirmankan Allah SWT dalam Quran sebagai berikut:

tata cara pemberian daging
tata cara pemberian daging

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.” (QS. Al-Hajj: 28).

Sementara untuk hewan sembelihan aqiqah, boleh dibagikan kepada siapa saja. Alangkah baiknya mendahulukan warga sekitar atau tetangga. Sebab pembagian daging aqiqah kepada orang-orang terdekat bisa memperkokoh tali silaturahmi. Para tetangga akan lebih mengenal Anda juga putra-putri Anda.

Serta mengenai ibadah aqiqah ini daging sembelihannya dapat diberikan kepada siapa saja dan yang paling baik Anda bisa bagikan daging ini kepada warga sekitar ataupun tetangga sebagai pilihan utama. Karena diharapkan pembagian ini sebagai tanda rasa syukur Anda karena dititipi anak oleh Allah serta dapat mempererat jalinan kemanusiaan alias tali silaturahmi semakin kuat dilingkungan Anda. Warga sekitar dengan adanya ini juga bisa tahu dan mengenal putra atau putri Anda.

2. Tujuan Melaksanakan Ibadah

Jika Anda ditanya “Apasih tujuan melaksanakan ibadah qurban?” Jawaban dari pertanyaan ini bahwa Anda ingin melaksanakan ibadah Nabi Ibrahim AS tentang keikhlasan yang sangat luarbiasa dalam menjalankan perintah Allah SWT yang tercantum didalam Quran.

tujuan melaksanakan ibadah
tujuan melaksanakan ibadah

Sedangkan Aqiqah memiliki perbedaan tujuan. Aqiqah adalah ibadah sunnah yang bertujuan semata-mata sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT karena telah memberikan rezeki berupa buah hati untuk dijaga dan dibesarkan sesuai kaidah Islam.

3. Waktu Pelaksanaan Ibadah

Ibadah qurban diselenggarakan setiap setahun sekali tepat di bulah Dzulhijjah dengan notasi bahwa ibadah ini tidak memberatkan Anda alias sudah merasa mampu untuk membeli hewan ternak sesuai ketentuan yang telah diberikan dengan pengurus masjid ditempat Anda.

waktu pelaksanaan ibadah
waktu pelaksanaan ibadah

Beda halnya mengenai aqiqah dilaksanakan sekali seumur hidup untuk buah hati. Paling tepat biasanya setelah tujuh hari dari kelahiran sang buah hati. Namun apabila kedua orangtua belum mampu, bisa dilaksankan dihari ke-14 ataupun ke-21.

Apabila masih belum mampu pada ketiga waktu tersebut, kedua orangtua bisa melaksanakan aqiqah untuk buah hati kapan saja jika sudah mendapatkan kemampuan untuk membeli hewan sembelihan dimana 2 kambing untuk anak laki serta 1 kambing untuk anak perempuan. Perlu dicatat, pelaksanaan aqiqah dianjurkan dilakukan sebelum buah hati beranjak baligh atau sudah dewasa. Jadi disini sudah jelas perbedaan waktu pelaksanaan antara kedua ibadah.

4. Jenis Hewan Sembelihan Serta Bentuk Daging

Ketika melaksanakan ibadah qurban tentunya Anda akan mencari hewan yang terbaik untuk disembelih. Beberapa jenis hewan qurban yakni hewan mamalia seperti sapi, kambing, domba, kerbau, ataupun unta. Dan hewan qurban ini harus diberikan dalam kondisi mentah.

jenis hewan sembelihan serta bentuk daging
jenis hewan sembelihan serta bentuk daging

Untuk aqiqah sendiri seperti yang sudah saya bahas tadi yakni kambing saja. Tapi, kambing ini kita berikan kepada sekitar dalam keadaan matang atau sudah kita masak menjadi olahan yang bisa langsung dimakan misalkan sate atau gulai kambing hingga kambing guling pun boleh.

Dengan zaman semakin modern ini, apabila Anda merasa kerepotan dengan mempersiapkan aqiqah dengan segala macam proses dari menyembelih sampai mengolahnya menjadi makanan siap saji. Anda bisa memanfaatkan jasa penyedia daging aqiqah dikota Anda agar mereka yang mempersiapkan segalanya untuk Anda. Anda nantinya tinggal membagikan kepada warga sekitar saja.

5. Jumlah Hewan dan Upah Dari Hewan Tersebut

jumlah hewan dan upah dari hewan tersebut
jumlah hewan dan upah dari hewan tersebut

Hewan qurban pada umumnya berjumlah minimal 1 ekor atau lebih tergantung dengan kemampuan dari orang yang mengikuti ibadah ini. Dalam ibadah sunnah yang dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah ini, seseorang tidak diperbolehkan atau haram untuk mengambil upah atau membuka jasa menyembeli hewan qurban.

Sedangkan aqiah mempunyai ketentuan 2 ekor kambing untuk anak laki-laki serta 1 ekor bagi anak perempuan. Dalam prosesi aqiqah ini boleh saja mengambil upah menyembeli hewan aqiqah.

Mungkin itu saja 5 perbedaan aqiqah dan qurban yang perlu dikethaui. Semoga Ditulis.ID tidak salah memberikan informasi serta Anda memahami perbedaan mengenai kedua ibadah sunnah ini. Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here